BANTUAN KETAHANAN PANGAN UNTUK BAPAK MOSES MENYAMBUT CUCU KESAYANGAN

BANTUAN KETAHANAN PANGAN UNTUK BAPAK MOSES MENYAMBUT CUCU KESAYANGAN

www.laznurulfikri.org. Sampit (08/10/20) LAZ Nurul Fikri kembali menyalurkan amanah masyarakat berupa penyaluran dana zakat yang di gelontorkan untuk para penerima manfaat.

Oktober ini ada 3 (tiga) orang penerima manfaat dari program Mustahik Berdaya yakni Rusdiana, Bayu Alfianur dan Moses dengan latarbelakang yang berbeda, kegiatan rutin seperti ini akan terus berlanjut dengan harapan bisa membantu ekonomi mustahik dan dana zakat, infaq, shodaqoh, dapat tersalurkan dengan baik.

Pak Moses merupakan salah satu penerima manfaat yang rutin dari LAZ Nurul Fikri, dengan keadaan beliau sekarang termasuk orang yang paling layak menerima bantuan. Siapa yang tak kenal pak moses beliau biasanya bekerja sebagai penjual koran dan mengemis di persimpangan lampu merah.

Dengan kondisi kaki sakit dan mata sebelah kiri sudah tidak bisa lagi melihat, seperti orang normal pada umumnya, beliau masih semangat mencari nafkah untuk keluarganya, begitulah sejatinya seorang pria harga dirinya adalah bagaimana dia bisa memberikan nafkah batin maupun lahir.

Di tengah keterbatasan beliau berjuang untuk keluarga, beliau pahlawan pejuang nafkah yang tak kenal lelah. Atas dasar tersebut, Tim LAZ Nurul Fikri langsung bergegas menuju kontrakan pak moses ketika mendapat informasi bahwasanya beliau baru saja di anugerahkan seorang cucu laki-laki, dengan niat untuk memberikan hadiah dan juga bantuan ekonomi sandang pangan.

“Alhamdulillah terimakasih bapak bapak nurul fikri yang sudah berkenan membantu kami yang tidak bosan-bosan, sekali lagi saya ucapkan terimakasih,” ujar salah satu penerima manfaat.

Masih banyak orang diluar sana yang bernasib seperti bule normaningsih, pak moses, bayu alfianur bahkan lebih parah, mari bersama-sama membantu mereka dengan cara menyalurkan dana zakat, infaq dan shodaqoh kita melalui lembaga sosial kemanusiaan yang resmi. Jadilah Pahlawan untuk mereka bersama-sama kita bantu sesama.

Facebook Comments