Memahami Alur Hidup

Memahami Alur Hidup

Memahami Alur Hidup

Memahami Alur HidupOleh Heru Hidayat, ST.

(Penulis Buku dan CEO SAS Management)

Di dunia ini, selain Allah SWT siapakah yang bisa melakukan kelola perubahan menjadi lebih baik? Hewan bisa? Tumbuhan bisa? Lantas siapa? Manusia, baik sekarang jika manusia, manusia seperti apa yang bisa melakukan kelola  perubahan? Manusia yang pasrah bisa? Manusia yang menuntut saja bisa? Jadi seperti apa? Baik manusia yang memiliki harapan baik, ilmu pengetahuan baik, dan daya kelola baik

Kita sekarang fokus bicara manusia, apa harapan anda? Yg paling anda harapkan sampai anda meninggal apa kira2? bahagia dunia? ah lewat, bahagia akhirat? ah belum seimbang, ya tentu bahagia dunia-akhir, baik dengan harapan kita memiliki semangat untuk mencapainya, betul? Kita membuat strategi untuk meraihnya, betul?  Jadi penting menjadi manusia yang memiliki harapan untuk lebih baik dan diridhoi Allah SWT.

Apakah kita sekedar memiliki harapan dan semangat saja sudah cukup? Belum, jika belum karena apa? Karena apa yang mesti dilakukan? Oleh karena butuh ilmu untuk melakukannya? Ya, ilmu pengetahuan sangat penting selain potensi modal, tim, dan juga niat serta tujuan yang jelas

Lantas di sekitar kita banyak potensi, SDM, SDA dan alam se-isinya, lantas untuk apa keberadaan semua itu, untuk di kelola, disinilah kita dituntut untuk bisa mengelola potensi diri, potensi manusia dan potensi alam dan seisinya.

Bagaimana jika ada uang triliunan rupiah, tapi bingung menggunakannya?
Bagaimana jika infrastruktur bagus, tapi bingung mau digunakan untuk apa?
Ada alat-alat canggih tapi tidak tahu cara yang benar dan ramah untuk memanfaatkan, ada banyak anak-anak muda tapi belum memiliki arah hidup?

Bukankah disisi lain Jepang dan Singapura bahkan Malàysia tidak banyak memiliki SDA tetapi mereka tertantang SDM-nya untuk bisa bersaing dan memiliki kemampuan kelola, sebagai contoh para pemilik perkebunan sawit di Kalimantan Tengah sebagian dari mereka berasal warga negara Malaysia, tetapi tidak hanya sebatas itu saja, karena SDM yang dibutuhkan tidak saja mampu bersaing namun menjadi generasi Robbani, benar apa betul?
Jadi sudah saatnya kita perlu mempersiapkan diri, keluarga namun juga lingkungan kita, terutama membina mereka, ya jadi membina donk? Tentu saja, karena kita akan menyiapkan generasi yang bisa mengelola masa depan umat ini, baik itu mereka menjadi bupati/walikota/swasta atau apa saja yg profesional dan berkah, bagaimana saudaraku semua? Kerenkan proyek masa depannya? Wah asyik banget ya,Oleh karena itu untuk bisa mengelola alam seisinya, manusia perlu ilmu pengetahuan, tentang apa saja, terutama agama agar terarah, efektif dan sesuai panduan hidupnya yaitu Al-Qu’ran dan As-Sunnah sehingga akan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT

Facebook Comments